Laman

Jumat, 04 Oktober 2024

Manis 🐟

Malam itu, Tink si kepiting imut dan Tenk si banteng ganteng sedang makan malam bersama. Menunya adalah nasi putih dan ikan gurami bakar bumbu kecap. 


Selesai makan, Tenk berkomentar yang dikira Tink menunjuk pada hidangan makan malam mereka. 


🐂 Manis, Tink. 

🦀 Bumbu kecapnya? 

🐂 Aku. 😁

🦀 😑




©dimasayanggi

Rabu, 11 September 2024

Purnama 🌕

Siang itu, 

Tink si kepiting imut dan Tenk si banteng ganteng sedang menonton ulang sebuah film fantasi. Dalam film, ada adegan ketika seorang tokoh harus berhadapan dengan hal yang ditakutinya. 


🦀 oh iya. ini dia manusia serigala, kan? makanya takut sama purnama. 

🐂 berarti gak bisa beli perhiasan, ya? soalnya mau ke toko aja takut. 

🦀 (bingung) … ❓

🦀 (paham) bukannya lebih takut beli seragam sekolah, ya?

🐂 yang jelas, pasti takut kalau makan malamnya lalapan ayam sama bebek. 




©dimasayanggi

Jumat, 23 Agustus 2024

kerang tanpa cangkang

Pagi itu, Tink si kepiting imut dan Tenk si banteng ganteng sedang dalam perjalanan menuju ke pantai.

🦀 nanti di pantai mau ngumpulin kerang, ah.
🐂 kerangnya yang ada cangkangnya apa enggak?
🦀 memang ada kerang enggak ada cangkangnya?
🐂 ada. kerang-gang.




🦀 (harusnya kerengga bukan, sih?)




©dimasayanggi

Selasa, 13 Agustus 2024

Bunga apa ini?

Hari itu adalah ulang bulan hubungan Tink si kepiting imut dan Tenk si banteng ganteng yang ke-228 bulan. Tenk datang membawakan bunga berwarna magenta.


🐂 selamat tanggal 10, Tink. 

🦀 makashi. bunga apa ini?

🐂 apa hayo? coba cari di google lens.


🦀 di plantnet, katanya ini gomphrena globosa. aku buka google, nama lainnya bunga kancing atau bunga kenop.



🐂 hehehe. ngawur.

🦀 lho iya beneran. ini lho, katanya berkhasiat bisa menyembuhkan asma.

🐂 itu tuh namanya bunga gladiol. simbol keberanian dan integritas.

🦀 ha? bunga gladiol tuh gini bentuknya.


🐂 oooh iya. berarti aku salah ngomong tadi.

🦀 jadi, bunga apa ini?

🐂 ya bunga kenop berarti. aku memang sengaja kok beli itu. artinya cinta yang tidak berubah.


©dimasayanggi

Selasa, 30 April 2019

Plat Nomor

Sore itu, Tink si kepiting imut dan Tenk si banteng ganteng sedang jalan-jalan tetapi naik kendaraan. Jalanan cukup padat oleh mobil dan motor. Tiba-tiba, Tink bertanya kepada Tenk yang sedang fokus menyetir.

🦀 Tenk, AE itu plat mana?
🐂 plat daerah Ngawi, Madiun itu.
🦀 oh, berarti kalau tinggal di sana, naiknya AERIO ya.
🐂 lho kenapa? emang enggak boleh kalau naik BRIO?
🦀 kalau BRIO ya Jakarta.
🐂 terus kalau di Surabaya, Luxio gitu?
🦀 ya, enggak. LRIO.
🐂 lah kalau Sidoarjo?
🦀 ya WRIO.
🐂 Malang?
🦀 NRIO.
🐂 terus kalau Palembang?
🦀 BGRIO.
🐂 Tink, ke apotek, yuk. Beli obat.

instagram.com/dimasayanggi


©dimasayanggi

Senin, 18 Juni 2018

Kacang Almond


Punya seseorang yang sangat perhatian pada kita, tentu itu sebuah berkah yang patut disyukuri. Tapi, bagaimana kalau tertempel juga perilaku ajaib pada perhatian itu?

Ini bukan jenis cerita romansa atau komedi. Tapi mungkin biasa terjadi dalam kehidupan pasangan sehari-hari. Semoga begitu, supaya Tink tidak merasa sendiri.

Kisah ini terjadi secara nyata pada Mei 2018.

Malam itu, Tink si kepiting imut sedang duduk bersandar di atas tempat tidur sambil membaca buku. Tenk si banteng ganteng duduk di sebelahnya sambil makan cokelat.

Sambil tetap fokus pada apa yang dia baca, Tink mangap dan melahap almond yang disuapkan Tenk padanya. Almond itu terasa sedikit aneh di lidah Tink, tapi Tink tidak banyak bertanya dan curiga. Karena lelaki yang dia cinta yang memberikan itu padanya. Anehnya, Tenk terkekeh di sebelahnya.

🐂 Tink, katanya almond itu bagus lho buat kesehatan.
🦀 terus kenapa?
🐂 ini almondnya, cokelatnya sudah kuemut sampai bersih. tinggal makan aja almondnya.
🦀 gak mau, jorok!
🐂 perjuangan lho, Tink. lagian tadi udah Tink makan almondnya.
🦀 ya kan itu tadi lagi fokus baca, Tenk.
🐂 halah, sebenarnya hatimu merasa senang, kan?


instagram.com/dimasayanggi


© dimasayanggi

Selasa, 30 Januari 2018

kepitink dan bantenk

Awalnya, blog ini dibuat sebagai alat perekam jejak momen-momen kita berdua atau bersama orang-orang sekitar. Selain cerita jalan-jalan, ada juga cerita pengalaman kita membeli beberapa barang yang sama alias kembaran. Bukan barang couplean—yang biasanya terdapat sedikit pembeda, entah dari warna, tulisan atau bentuknya. Tapi beberapa cerita itu sudah dihapus demi kenyaman bersama. Karena isinya nggak terlalu penting untuk dibaca. foto-fotonya juga kurang menarik, sih. 


Supaya blog ini tetap manfaat, kita sempat mencoba menulis artikel ala-ala hipwee. Tapi sekarang kita memutuskan untuk membuat blog ini sebagai wadah cerita kehidupan sehari-hari. Supaya lebih seru, kami memilih nama panggilan khusus (anggap saja sebagai nama tokoh di sini), yaitu Tink dan Tenk.


Itu berasal dari suku kata terakhir dari kata “kepiting 🦀” dan “banteng 🐂”. Dua hewan itu memang bukanlah hewan favorit kita, melainkan lambang dari zodiak kita masing-masing; kanser dan taurus. Supaya lebih funky, huruf G di akhir digantikan huruf K.

Kalau bersama, bunyinya nyarink.
TinkTenkTinkTenkTinkTenk.
☆(ノ◕ヮ◕)ノ*


Sementara untuk hewan favorit, tidak ada yang menjadi lambang zodiak. Tink menyukai kelinci 🐰 dan Tenk menyukai serigala 🐺. Ini sebuah kebetulan yang romantis. Menurut cerita, kelinci tinggal di bulan. Sedangkan serigala senantiasa memandang bulan.


Ya, namanya juga jodoh.
hehe.


Terima kasih sudah membaca sampai sini.


©dimasayanggi